TALENTAFM.COM – Jelang MotoGP 2023, Pejuang Lahan Mandalika kini mulai pasang “kuda-kuda” untuk melanjutkan perjuagan.
Juru Bicara (Jubir) Pejuang Lahan Mandalika, M.Samsul Qomar pada Minggu 17 September 2023 di Praya mengatakan, hingga saat ini, tidak ada tindak lanjut proses penyelesaian atas belum dibayarnya sebagian lahan di KEK Mandalika tersebut.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak adanya tindak lanjut proses mediasi maupun sanding data dari pihak ITDC sampai saat ini , para kuasa hukum dan pemilik akan melayangkan somasi kepada bebera pihak,”ungkap M.Sansul Qomar.
Somasi dilayangkan sebagai upaya perlawanan dan mengingatkan ITDC, bahwa lahan yang mereka tempati termasuk sirkuit, belum selesai pembayaran kepada pemiliknya.
“Surat somasi akan di kirim minggu depan saat ini sedang di persiapakan,”imbuh MSQ, akronim Caleg Dapil 8 Loteng dari Perindo ini.
Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah lanjut MSQ, sudah membentuk tim penyelesaian sengketa lahan, bahkan surat untuk sanding data juga beberapa kali di sampaikan ke ITDC, namun tidak ditindaklanjuti.
“Pernah ada sanding data di ruang rapat kantor gubernur, ternyata ajang curhat mereka saja, tidak ada bawa data yang di minta dengan seribu alasan,”tambah MSQ.
Jika saja ITDC bisa menampilkan data klaim mereka atas HPL yang ada, maka pihaknya meyakinkan warga tidak akan menuntut pembayaran kembali, selama data dan alas hak tersebut benar adanya.
“Ketakutan ITDC menampilkan data jelas sebagai bentuk HPL yang mereka klaim tersebut, tidak sesuai dan atas nama orang lain yang bukan pemilik sah,”tandas MSQ.
Selain surat somasi, warga juga akan melakukan aksi-aksi damai menyampaikan kepada pemerintah pusat dan dunia bahwa masih ada persoalan di lahan KEK Mandalika yang belum selesai.
“Seluruh warga mendukung event moto GP dan lainnya, tetapi berikan mereka kejelasan soal lahan mereka yang sudah dipakai dan yang akan dipakai sebagai bagian dari pembangunan,”tandas MSQ.
Selain ITDC, pejuang lahan juga akan mensomasi MGPA , Pemprov NTB dan pihak lain yang terlibat di KEK madalika tersebut.
Sementara itu, ITDC melalui email resminya, diminta tanggapanya atas pernyataan Jubir Pejuang Lahan Mandalika tersebut, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.
Begitu juga Sekda NTB, HL.Gita Aryadi, dikonfirmasi via WA-nya, belum memberikan response.











