Dugaan Oknum Wartawan Terima Upeti Judi Ayam, AMSI NTB Desak Polisi Telusuri

Avatar photo

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TALENTAFM.COM – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendesak aparat kepolisian mengusut dugaan oknum wartawan menerima upeti hasil judi sabung ayam di wilayah Mataram.

Ketua AMSI NTB, Hans Bahanan mengatakan aparat perlu melakukan penyelidikan terkait pemberitaan yang sebelumnya beredar terkait indikasi adanya oknum wartawan yang menerima upeti judi ayam. Hal tersebut untuk mencegah munculnya fitnah di tengah wartawan, sekaligus menjaga independensi wartawan dalam melakukan kerja-kerja jurnalis.

“Jadi ini untuk menghindari fitnah siapa oknum wartawan yang dimaksud. Apalagi ini sangat bertentangan dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalis, jadi aparat harus mengusutnya,” kata Hans, Minggu, 3 November 2024.

Hans mengatakan aparat perlu serius mengatensi kasus tersebut demi menjaga independensi pers dalam menjalankan tugasnya.

“Jadi sangat penting kasus ini ditangani. Polisi harus serius membuka oknum di balik pelaku yang menerima upeti dan pemberi upeti,” kata dia.

Hans mengatakan, AMSI NTB akan berkomunikasi dengan Kapolda NTB dalam waktu dekat untuk meminta komitmen dalam menangani kasus tersebut.

“AMSI NTB mungkin dalam waktu dekat akan bertemu Kapolda untuk berdiskusi soal kasus ini. Saya rasa ini masalah serius,” ujarnya.

*Intimidasi Wartawan*

Sebelumnya, media Barbareto menulis berita dugaan keterlibatan oknum wartawan yang mendapat upeti judi ayam dari pelaku judi atau pemilik arena sabung ayam.

Seorang wartawan Barbareto, Mugni diintimidasi pasca menulis judi ayam di wilayah Mataram. Akhir September 2024 lalu rumahnya dilempari bangkai ayam oleh orang tak dikenal.

Divisi Hukum dan Advokasi AMSI NTB, Satria Zulfikar mengatakan telah menghimpun informasi dari korban dan akan melakukan proses advokasi.

Baca Juga :  TGB Sebut Rohmi-Firin Tidak Diendors NWDI : "Jangan Main Seruduk"

“Kita sudah himpun informasi dari korbannya dalam kasus intimidasi tersebut. Langkah selanjutnya tinggal kita mengadvokasi korban,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan saat ini negara tengah berperang melawan perjudian. Bahkan Presiden Prabowo Subianto telah berjanji untuk memberantas perjudian.

“Sudah semestinya semangat negara ditindaklanjuti oleh institusi kepolisian dalam kasus ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, AMSI NTB sedang menelusuri siapa saja oknum wartawan yang terlibat dugaan mendapat upeti judi ayam tersebut.

“Saat ini kita sedang telusuri nama-nama oknum wartawan,” kata dia.

TALENTA FM TERKAIT

Sidang Korupsi DLH Lombok Tengah, Diduga Ada Hubungan Darah Hakim dan Pengacara
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak
Oknum Pemdes Selong Belanak, Kembalikan Dugaan Uang Pungli ke Korban
APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar
Warga Selong Belanak Bersama Lidik NTB Hearing di Inspektorat, Inspektur: “Kami Jadikan Prioritas Audit!”
Dugaan Kegiatan Fiktif dan Mark-up DD Selong Belanak, Lidik NTB Hearing di DPMD Loteng
Nyarlak! Kadis Koperasi Loteng Diduga Miliki Koperasi Pribadi dan Ikut Tender di Dinasnya Sendiri

TALENTA FM TERKAIT

Selasa, 22 September 2026 - 23:53 WITA

Sidang Korupsi DLH Lombok Tengah, Diduga Ada Hubungan Darah Hakim dan Pengacara

Selasa, 8 September 2026 - 19:44 WITA

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:52 WITA

Oknum Pemdes Selong Belanak, Kembalikan Dugaan Uang Pungli ke Korban

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:07 WITA

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

TALENTA FM TERBARU