PT. USI Bantah Beroperasi Tanpa Izin, Hanya Sedang Berproses Lengkapi Administrasi

Avatar photo

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TALENTAFM.COM – PT. Unggul Sejati Indonesia (USI) bantah beroperasi tanpa izin. Hanya saja, saat ini sedang berproses melengkapi sejumlah administrasi untuk menunjang semua pekerjaan.

PT. USI sebuah perusahaan yang berpusat di Jakarta dan saat ini menjadi bagian dari pembangunan semelter di Aman Mineral Batu Hijau, Sumbawa Barat.

Perusahaan pabrik batching plan ini, berkiprah dalam rangka turut membangun dan menyelesaikan proyek yang menjadi salah satu pembangunan utama nasional arahan presiden.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami perusahaan yang bekerja di bidang pengadaan beton untuk pembangunan proyek Semelter di Sumbawa ini,” kata Ka Humas PT.USI Maluk Benete, Jeffry Stello, Jumat 29 Juni 2024 via WA kepada wartawan.

Perusahaanya itu saat ini lanjut Stello, pada setahun terakhir ini sebenarnya sedang tidak beroperasi secara penuh. Hanya sedang mobilisasi matrial persiapan redmix beton ke depan.

“Karena kami juga perusahaan ritail jasa jual beli matriial,” ungkap Jeffry.

Baca Juga :  RSUD Mulai Benahi Eksterior Untuk Tingkatkan Kenyaman Masyarakat

Dalam menjalankan aktifitas tersebut, pihaknya sejauh ini dipastikan on the track dan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak mengganggu aset dan pihak manapun selain melakukan aktifitas di wilayah yang memang seharusnya menjadi lokasi kegiatanya.

Untuk itu menurut Jeffry, apa yang disampaikan salah satu LSM pada pemberitaan sebelumnya dinilainya simpang siur. Karena perusahaanya sama sekali tidak menggunakan hal-hal seperti yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut.

“Kami dibilang menggunakan PT. Petrosea untuk mengelabui, paktanya bukan seperti itu. Rekomendasi kami ada, jelas,” tegas Jeffry.

Sementara itu, bila disebutkan kalau pihaknya disebut melakukan aktifitas di lahan milik orang lain dan dituding tidak sesuai konsensi, dijelaskan Jeffry kalau pihaknya tidak berada di lahan milik orang lain, melainkan melakukan kegiatan di lahan sendiri.

“Termasuk jalan ke lokasi. Kami menggunakan akses jalan usaha tani Desa Benete Kecamatan Maluk, sampai lokasi perusahaan kami. Dan sudah ada izinya dari desa setempat,” imbuh Jeffry.

Pihak LSM yang melontarkan pernyataan dalam pemberitaan sebelumnya lanjut Jeffry, sesungguhnya pernah mendatangi kantor perusahaanya. Dan saat itu menyampaikan dengan tegas , kalau PT. USI merupakan perusahaan yang taat atas segela aturan yang berlaku.

Dan pada saat itu, dirinya imbuh Jeffry, menjelaskan kalau pihaknya memang sedang berproses untuk melengkapi semua administrasi yang berkaitan dengan semua kegiatan perusahaanya tersebut. Ia meminta agar pihak LSM tidak asal-asalan menyampaikan pernyataan.

“Kami selalu kooperatif, kami kalau ada masalah selalu mau menyelesaikanya dengan baik. Dipanggil polisi kami selalu komunikasi, dan kami tidak akan beroperasi sepanjang kami tidak memiliki izin,” tandas Jeffry.

Namun diakuinya, kalau pihaknya memang saat ini belum vendor dengan PT. Aman Mineral Nusa (PT.AMMT). Selain itu tandas Jeffry, perusahaanya tersebut tak lain tujuanya selain turut membangun daerah NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya, bersama-sama dengan ratusan perusahaan lainya yang juga saat ini beraktifitas di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kasta NTB Resmi Laporkan Kasus Krisis Air di Gili Tramena

“Banyak perusahaan di sini yang turut membangun bersama-sama. Tapi jangan persainganya seperti ini,” tandas Jeffry lagi.

Terkait pengamanan di lokasi PT. USI juga minta pihak aparat Brimob Pelopor 2 KSB untuk membantu pengaman selama ini. Karena hal itu bagian dari tanggung jawab pihaknya untuk selalu menjaga marwah dan nama baik perusahaan.

” Ini agar tidak terjadi kesalah pahaman dari beberapa pihak yang ingin mengganggu kami. Karena itu, kami ingin selalu yang terbaik ke depanya sesuai arahan, mengamankan dan ingin membantu, kalau kami dikasi peluang bermitra dengan PT. AMAN Mineral Nusa Tenggara dalam investasi dalam percepatan pembangunan Smelter PT. Aman,” pungkas Jefry.

TALENTA FM TERKAIT

Bank NTB Syariah Gandeng LPK LGE, Siapkan Pembiayaan KUR bagi PMI dan Peserta Magang ke Jepang
Perhelatan GP Indonesia 2026, Dipastikan Penonton Terangkut Shuttle Bus Saat Pulang
Perkuat Sinergi Sistem Penerimaan, Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Pendapatan Pemprov NTB dari Sektor Perikanan dan Kelautan
5 Hari Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penggemar MotoGP Ikuti Watch Party JapaneseGP 2026 di Mataram
Perkuat Konektivitas Udara Menuju The Mandalika, ITDC Gandeng Antavaya, Panorama Destination dan Aerowisata Hadirkan Paket Perjalanan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan
Ini Tiga Titik Penukaran Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Dibuka Mulai 2 Oktober
BNPB dan GIZ Rintis Skema Pembiayaan Risiko Bencana Terukur dari NTB untuk Nasional

TALENTA FM TERKAIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Bank NTB Syariah Gandeng LPK LGE, Siapkan Pembiayaan KUR bagi PMI dan Peserta Magang ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:58 WITA

Perhelatan GP Indonesia 2026, Dipastikan Penonton Terangkut Shuttle Bus Saat Pulang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Perkuat Sinergi Sistem Penerimaan, Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Pendapatan Pemprov NTB dari Sektor Perikanan dan Kelautan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:47 WITA

5 Hari Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penggemar MotoGP Ikuti Watch Party JapaneseGP 2026 di Mataram

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:44 WITA

Perkuat Konektivitas Udara Menuju The Mandalika, ITDC Gandeng Antavaya, Panorama Destination dan Aerowisata Hadirkan Paket Perjalanan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

TALENTA FM TERBARU