Selamat Hari Radio Ke -81 Tahun, Radio Harus Berdaulat di Tengah Gempuran Platform Digital

Avatar photo

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TALENTAFM.COM — Memasuki usia ke-81, radio tetap menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pilar demokrasi dan ruang penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, hiburan, sekaligus menyampaikan aspirasi.

Ketua Umum Persatuan Penyiar Radio Seluruh Indonesia (PERSIARI), Suwiryo, mengatakan momentum Hari Radio ke-81 harus menjadi pengingat bahwa radio bukan sekadar media konvensional, tetapi terus berkembang mengikuti perubahan teknologi dan perilaku masyarakat.

Mengusung tema “Suara Indonesia, Berdaulat, Adil dan Makmur”, menurut Suwiryo, radio memiliki tantangan sekaligus peluang besar di tengah perkembangan teknologi digital dan hadirnya berbagai platform baru.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Radio hari ini tidak lagi hanya hadir melalui frekuensi siaran. Para penyiar juga mampu memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan dan membangun kedekatan dengan audiens,” ujar Suwiryo.

Transformasi tersebut, lanjutnya, bahkan telah melahirkan perubahan identitas profesi penyiar. Penyiar radio kini tidak hanya dikenal sebagai broadcaster, tetapi juga berkembang menjadi content creator dan the real influencer karena memiliki kemampuan membangun komunikasi serta kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Namun demikian, Suwiryo mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya bagaimana penyiar beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga bagaimana memastikan industri radio tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan berdaulat.

“Semangat berdaulat, adil dan makmur menjadi sangat relevan ketika kita berbicara tentang masa depan industri penyiaran, termasuk dalam pembahasan RUU Penyiaran yang saat ini masih berproses di DPR,” katanya.

Menurut Suwiryo, kedaulatan lembaga penyiaran radio menjadi penting di tengah perubahan ekosistem media, khususnya dengan semakin kuatnya platform digital yang turut mengambil porsi besar dalam industri periklanan.

Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi perhatian bersama agar lembaga penyiaran radio tetap memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang dan menjalankan fungsi sosialnya sebagai media yang dekat dengan masyarakat.

“Radio menghadapi tantangan nyata, terutama dari sisi ekonomi dan periklanan. Ketika belanja iklan semakin banyak bergeser ke platform digital, industri radio membutuhkan ekosistem regulasi yang mampu memberikan ruang tumbuh secara adil,” ujar Suwiryo.

Meski demikian, PERSIARI mendorong seluruh insan radio untuk tidak melihat perkembangan digital sebagai ancaman semata. Sebaliknya, transformasi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat eksistensi radio dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  PDAM Loteng Raih Penghargaan Best BUMD 2025

Suwiryo mengajak seluruh penyiar, insan radio, pengelola lembaga penyiaran, serta para pelaku industri radio untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Jangan pernah kehilangan semangat. Radio harus terus beradaptasi, meningkatkan kemampuan, dan hadir di berbagai platform. Kita harus tetap menjadi suara Indonesia yang dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap momentum Hari Radio ke-81 menjadi titik penguatan bagi seluruh ekosistem radio nasional untuk terus berinovasi, memperkuat industri, sekaligus mempertahankan peran radio sebagai media yang mencerdaskan dan merekatkan masyarakat.

“Suara Indonesia harus tetap hidup. Radio harus terus berdaulat, tumbuh secara adil, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Suwiryo.

TALENTA FM TERKAIT

Bank NTB Syariah Gandeng LPK LGE, Siapkan Pembiayaan KUR bagi PMI dan Peserta Magang ke Jepang
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor 157.875 Penonton, InJourney Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Pertamina Mandalika International Circuit Siap Tancap Gas Gelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Riders Go to School Menyapa SDN 2 Kuta Mandalika, Lima Pembalap Moto2™️ dan Moto3™️ Bawa Semangat #IndonesianHeroes
Mataram Tumpah Ruah! Para Bintang MotoGP™️ Sapa Langsung Masyarakat NTB
Volunteer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Dapat Perlindungan JKK dan JKM
Perhelatan GP Indonesia 2026, Dipastikan Penonton Terangkut Shuttle Bus Saat Pulang
5 Hari Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penggemar MotoGP Ikuti Watch Party JapaneseGP 2026 di Mataram

TALENTA FM TERKAIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Bank NTB Syariah Gandeng LPK LGE, Siapkan Pembiayaan KUR bagi PMI dan Peserta Magang ke Jepang

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:49 WITA

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor 157.875 Penonton, InJourney Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Pertamina Mandalika International Circuit Siap Tancap Gas Gelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:33 WITA

Riders Go to School Menyapa SDN 2 Kuta Mandalika, Lima Pembalap Moto2™️ dan Moto3™️ Bawa Semangat #IndonesianHeroes

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Mataram Tumpah Ruah! Para Bintang MotoGP™️ Sapa Langsung Masyarakat NTB

TALENTA FM TERBARU